ISLAMIK
Jurang Antara Kita
Tatkala melihat diriku
disini
Aku merasa diri ini
makin jauh
Dipagut resah dan sepi
Diheret perasaan yang
gundah
Ditebing ini, aku
masih disini
Bergelut dengan
pelbagai dugaan
Ditebing sana engkau
masih disitu
Tak terlihat dek
pandangan hakiki
Semakin hari, jurang
itu makin dalam
Dalam lantunan suara
yang bergema
Ia semakin jauh
dipandangan mata
Bimbang hilang dalam
kabus kelam
Aku lihat engkau
disana
Terus gigih melakar
hari mendatang
Aku disini masih
berusaha
Untuk jadi haruman
yang lebih wangi
Setelah lama aku
tumbuh disini
Tumbuh seperti benih
yang mula ditanam
Masih lagi akarnya kecil
dan nipis
Berubah menjangkau ke seberang sana
Jambatan itu menjadi
penghubung kita
Jaga ia dengan
perhiasan keimanan
Kuatkan ia dengan tali
kasih
Jangan biar ia putus
dek nafsu sendiri
Disini, esok dan
seterusnya
Aku masih lagi
berusaha mencapai akarku
Nun jauh ke seberang
sana
Walau ribut taufan
datang menduga
Daun ku sentiasa
melambaimu
Walau masih tak bisa hujungnya
Mencapai dirimu
Yang masih lagi
disitu
-
Jiwa RagaKu Sudah lama jari ku tidak menari, menari melukis kata yang selalu bermain difikiran. Ia meronta kesunyian kerana sudah lama terpe...
-
Tulisan jiwa letaknya pada akal penuh pendirian, lalu bila dicari dimana makna kata pada cinta atau cita sering terlupa dimana letak syariah...
-
Kata Hukamak, Manusia lahir dengan tangisan. Manusia mati juga dengan tangisan. Apakah yang membezakan keduanya? Tangisan semasa terhadap du...
-
Tulisan kali ini mengajak untuk saya dan anda menelusuri soal jalan. Jalan yang dibentangkan seluas-luasnya. Direnung setiap perkara yang te...
-
Tulisan kali ini bergerak papan kekunci atas dasar penilaian saya sempena satu buku iaitu “Pesanan Buat diri” karangan Suhili Nain...
-
Entah apa yang mengganggu jiwa, entah apa yang menghambat rasa. Terasa diri bagai tiada rencah istimewa. Bagai kehilangan untaian semang...
-
Ingin jariku ini menulis , menulis tentang seseorang. Seorang insan yang bergelar abang. Bermain difikiran yang tak keruan, selalu menjadi p...
-
Seuntai Salam Dariku Namaku Muhammad Hafifi Bin Sulaiman. Dilahirkan dibumi langit merah Kelantan Darul Naim pada 26 Disember 1988. Sa...
-
Menjelang musim cuti sekolah ini, perasaan berbaur. Mungkin diri sering merasa kosong dengan ilmu. Semakin banyak dicari semakin terasa h...
-
Sungguh Diri Kalian Tiada Pengganti Tabir baru bakal bermula dengan beberapa perubahan yang amat saya rindukan. Rindu bersama sahabat-sahaba...


